This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Sabtu, 16 Juni 2012
Jumat, 27 April 2012
03.37
Linda Ayu
Akhir-akhir ini saya mendapat kabar bahwa teman saya (tidak hanya satu) ibunya telah berpulang ke rahmatullah. Sedih, bagaimana rasanya ditinggal orang yang kita sayang, yang sering kali kita abaikan, dan setelah tiada baru kita sadar, betapa berharganya mereka, betapa berjasanya segala pengorbanan mereka. Tapi apa yang kita berikan buat mereka?
Kamis, 19 April 2012
12.05
Linda Ayu
Masih dari buku filsafat yang aku baca, ada yang menarik lagi nih.. Silahkan baca...
Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri Paman Sam (baca, Belanda) kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah, ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kyai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya, orang tua pemuda itu menemukan ulama tersebut.
Rabu, 18 April 2012
Sabtu, 07 April 2012
Jumat, 06 April 2012
18.47
Linda Ayu
Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi gerakan-gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis pnyakit.
Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaanNya, khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, tetapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. Misalnya, puasa, perintah Allah di rukun Islam ketiga ini sangat diakui manfaatnya oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa untuk kesehatan diri dan pasien mereka.
Begitu pula dengan shalat. Ibadah shalat merupakan ibadah yang paling tepat untuk metabolisme dan tekstur tubuh manusia. Gerakan-gerakan di dalam shalat pun mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya:
Takbiratul Ihram
Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar tlinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancer. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
Ruku’
Ruku’ yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah.
I’tidal
Bangun dari ruku’, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga. I’tidal merupakan variasi dari postur setelah ruku’ dan sebelum sujud. Gerakan ini bermanfaat sebagai latihan yang baik bagi organ-organ pencernaan. Pada saat I’tidal dilakukan, organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Tentu memberi efek melancarkan pencernaan.
Sujud
Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Posisi sujud berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posis jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
Duduk di antara sujud
Duduk setelah sujud terdiri dari dua macam yaitu iftirosy (tahiyat awal) dan tawarru’ (tahiyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. pada saat iftirosy, tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf nervus Ischiadius. Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostate) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarru’ menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
Salam
Gerakan memutar kepala ke kanan dank e kiri secara maksimal. Salam bermanfaat untuk bermanfaat untuk merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.
Gerakan sujud tergolong unik. Sujud memiliki falsafah bahwa manusia meneundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang di dalami Prof. Soleh, gerakan ini mengantarkan manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan oksigen. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tuma’ninah dan kontinu dapat memicu peningkatan kecerdasan seseorang.
Setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. Darah tidk akan memasuki urat saraf di dalam otak melainkan ketika seseorang sujud dalam shalat. Urat saraf tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini berarti, darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikuti waktu shalat, sebagaimana yang telah diwajibkan dalam Islam.
Riset di atas telah mendapat pengakuan dari Harvard University, Amerika Serikat. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan diri masuk Islam setelah diamdiam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud. Di samping itu, gerakan-gerakan dalam shalat sekilas mirip gerakan yoga ataupun peregangan (stretching). Intinya, berguna untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan shalat dibandingkan gerakan lainnya adalah di dalam shalat kita lebih banyak menggerakkan anggota tubuh, termasuk jari-jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.
Masih dalam posisi sujud, manfaat lain yang bisa dinikmati kaum hawa adalah otot-otot perut (rectus abdominis dan obliqus abdominis externus) berkontraksi penuh saat pinggul serta pinggang terangkat melampaui kepala dan dada. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lebih lama yang membantu dalam proses persalinan. Karena di dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami, otot ini justru menjadi elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan dan mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).
Setelah melakukan sujud, kita melakukan gerakan duduk. Dalam shalat terdapat dua jenis duduk: iftirosy (tahiyat awal) dan tawaru’ (tahiyat akhir). Hal terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, di daerah ini terdapat tiga liang yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih. Saat tawarru’, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.
Pada dasarnya, seluruh gerakan shalat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung dengan lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Menuru penelitian Prof. Dr. Muhammad Soleh dalam desertasinya yang berjudul “Pengaruh Shalat Tahajud terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Neuroimunologi” dengan desertasi itu, Soleh berhasil meraih gelar doctor dalam bidang ilmu kedokteran pada program pasca sarjana Universitas Surabaya yang dipertahankannya beberapa waktu lalu.
Shalat tahajud ternyata bukan hanya sekedar shalat tambahan (sunah muakkad), tetapi jika dilakukan secara rutin dan ikhlas akan bisa mengatasi penyakit kanker. Secara medis, shalat tahajud mampu menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imunologi) khususnya pada imunoglobin M, G, A, dan limfositnya yang berupa persepsi serta motivasi positif. Selain itu, juga dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi.
Selama ini, ulama melihat ikhlas hanya sebagai persoalan mental psikis. Namun, sebetulnya permasalahan ini dapat dibuktikan dengan teknologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol dengan parameter kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah kortisol pada pagi hari normalnya antra 38-690 nmol/liter. Sedangkan pada malam hari atau setelah pukul 24.00, jumlah ini meningkat menjadi 69-345 nmol/liter.
“Kalau jumlah hormone kortisolnya normal, dapat diindikasikan bahwa orang tersebut tidak ikhlas karena merasa tertekan. Demikian juga sebaliknya,” ujarnya seraya menegaskan temuannya ini membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama Islam semata-mata dogma atau doktrin.
Menurut Dr. Soleh, orang stress biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan melakukan tahajud secara rutin dan disertai perasaan ihklas serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respon imun yang baik serta besar kemungkinan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Berdasarkan perhitungan medis, shalat tahajud yang demikian menyebabkan seseorang memiliki ketahanan tubuh yang baik.
Kamis, 29 Maret 2012
02.52
Linda Ayu
السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa mereka, hati, pikiran, dan perasaan lelaki pun akan resah. Masih mencari, walaupun sudah ada segala-galanya. Apalagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam a.s. tetap merindukan Siti Hawa.
Rabu, 28 Maret 2012
18.52
Linda Ayu
السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa mereka, hati, pikiran, dan perasaan lelaki pun akan resah. Masih mencari, walaupun sudah ada segala-galanya. Apalagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam a.s. tetap merindukan Siti Hawa.
Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu, istri ataupun puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau lelaki sendiri yang tidak lurus (baca; bengkok), tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka.
Tak logis memang, kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus. Luruskanlah wanita dengan cara petunjuk Allah SWT, karena mereka diciptakan begitu rupa oleh Allah. Didiklah mereka dengan panduan dari-Nya.
Jangan coba menjinakkan mereka dengan harta, nanti mereka semakin liar. Jangan hibur mereka dengan kecantikan, nanti mereka semakin menderita. Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan masalah, maka kenalkanlah mereka kepada Allah, Dzat yang kekal. Disitulah kunci utamanya.
Akal mereka setipis rambutnya, maka tebalkan dengan ilmu. Hati serapuh kaca, maka kuatkanlah dengan iman. Perasaan mereka selembut sutera, maka hiasilah dengan akhlak mulia. Suburkanlah karena dari situlah nanti mereka akan nampak penilaian dan keadilan Allah. Akan terhibur dan berbahagialah mereka, walaupun tidak jadi ratu cantik dunia, presiden ataupun perdana mentri negara ataupun women gladiator.
Bisikkanlah ke telinga mereka, bahwa kelembutan bukan suatu kelemahan diri. Hal itu bukanlah diskriminasi Allah SWT. Sebaliknya, disitulah kasih sayang Allah padanya, karena dari rahim wanita yang lembut itulah yang mengandungkan laki-laki berwajah negarawan, karyawan, jutawan dan wan-wan lainnya.
Tidak akan lahir “Superman” tanpa “Superwoman”. Wanita yang lupa hakikat kejadiannya, pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan. Tanpa ilmu, iman dan akhlak, mereka bukan saja tidak bisa diluruskan, bahkan mereka sendiri pula yang membengkokkan.
Lebih banyak lelaki yang dirusakkan oleh perempuan, daripada perempuan yang dirusakkan oleh lelaki. Sebodoh-bodohnya seorang perempuan, bisa menundukkan sepandai-pandainya seorang lelaki. Itulah akibatnya apabila wanita tidak kenal Tuhannya.
Mereka tidak akan kenal diri mereka sendiri, apalagi mengenal lelaki. Kini, bukan saja banyak boss telah kehilangan sekretarisnya, bahkan anakpun akan kehilangan ibu, suami kehilangan istri dan bapak akan kehilangan putrinya.
Bila seorang wanita durhaka, dunia akan huru-hara. Bila tulang rusuk patah, rusaklah jantung, hati dan limpa. Dan, wahai para lelaki, jangan hanya mengharapkan ketaatan dari seorang wanita, namun binalah kepemimpinan dalam dirinya terlebih dahulu. Pastikan, sebelum memimpin wanita menuju Allah, pimpinlah diri sendiri terlebih dahulu kepadaNya. Jinakkanlah diri menuju Allah, niscaya jinaklah segala-galanya dibawah pimpinan kita. Jangan mengharap istri seperti Siti Fatimah, jika pribadi belum lagi seperti Ali bin Abi Thalib.
Wallahualam Bishawwab
Banjarnegara, 2 April 2011
18.02
Linda Ayu
1. Surat Al-Fatihah
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ummul Qur'an (Al-Fatihah) adl 7 ayat yangg berulang-ulang, dan Al-Qur'an Al-Azhim". (HR. Al-Bukhari no. 4427, Abu Dawud no. 1457)
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa para sahabat menggunakan al Fatihah sebagai ruqyah yangg dibacakan kepada orang yang tersengat binatang buas, dan bisa sembuh. Setelah dilaporkan kepada beliau, Rasulullah bersabda, "Darimana engkau tau bahwa Al-Fatihah itu bisa dibaca untuk meruqyah?" (HR. Bukhari)
2. Surat Al-Baqarah dan Ali Imran
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Bacalah surat Al'Baqarah, karena sesungguhnya mengambilnya (untuk dibaca dan diamalkan) adalah mengandung keberkahan dan meninggalkannya adl penyesalan, seangkan penyihir tak mampu melawannya."
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Bacalah Al-Qur'an krn Al-Qur'an akan datang pada hari kiamat nanti sebagai pemberi syafaat bagi yang membacanya. Bacalah Az Zahrowain (dua surat cahaya) yaitu Al-Baqarah dan Ali Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan atau seperti dua cahaya sinar atau seperti dua ekor burung yang membentangkan sayapnya (bersambung satu dengan yang lainnya), keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca dua surat tsb." (HR. Muslim no. 1910)
3. Surat Al-Isra'
Aisyah radiyallahu'anhu berkata, "Rasulullah tidak tidur sebelum membaca surat az Zumar dan Bani Israil (Al Isra'). (HR. Abu Daud dan at Tirmidzi)
4. Surat Al-Kahfi
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa hafal 10 ayat pertama surat Al-Kahfi, dia akan terlindungi dari Dajjal." (HR. Muslim)
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa membaca surat al Kahfi sbgaimana diturunkan, dia akan memiliki cahaya pada hari kiamat, dari tempatnya sampai ke Makkah." (HR. Ath Thabrani)
5. Surat Al Mulk
Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ada satu surat dlm Al Qur'an yang hanya 30 ayat, akan tetapi di hari kiamat dia akan membela pembacanya sampai berhasil memasukkannya ke dalam jannah. Surat itu adl surat 'tabarak' (al Mulk)." (HR. Ath Thabrani)
6. Surat Al Ikhlas
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "'Apakah seorang diantara kalian tidak mampu untuk membaca sepertiga Al Qur'an dalam semalam?' Mereka mengatakan, 'Bagaimana kami bisa membaca spt Al Qur'an?' Lalu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Allahul wahidus Shamad (Al Ikhlas) itu sebanding dengan sepertiga Al Qur'an." (HR. Muslim no. 1922)
7. Surat Mu'awidzatain
Dari abu Said al Khudri berkata, "Rasulullah biasa berlindung dari jin & penyakit al 'ain sampai turunnya surat mu'awidzatain (al Falaq & an Naas). Ketika dua surat ini turun, beliau meninggalkan bacaan selainnya." (HR. Ath Thirmidzi)
8. Surat Al Kafirun
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Qul huwallahu ahad setara dg spertiga al Qur'an, Qulya ayyuhal kafirun setara sperempat al Qur'an, Rasulullah membaca 2 surat itu dlm 2 rakaat fajar.." (HR. Ath Thabrani)
9. Surat Al Fath
Dari Qatadah, Anas bin Malik menceritakan kepadanya ketika turun surat "inna fatahna laka fathan mubina, liyaghfira laka" sampai "fauzan azhima". Yaitu ketika beliau pulang dari Hudaibiyah. Waktu itu mereka (sahabat) diliputi kesedihan dan kejengkelan atas kaum musyrikin, sedang denda sudah disembelih di Hudaibiyah. Lalu beliau bersabda, "Telah diturunkan kepadaku sebuah surat yang lebih aku cintai daripada dunia seisinya." (HR. Muslim)
10. Surat Al A'la
Dari an Nu'man bin Basyir berkata, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam membaca di shalat 2 hari raya & jum'at surat "Sabihisma rabikal a'la" & "hal ataka haditsul ghasiyah." (HR. Muslim)
11. Surat As Sajdah
Dari Abu Hurairah berkata, "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam membaca di hari Jum'at pd saat shalat fajar 'alif lam. Tanzil' dari surat as Sajdah dan 'hal ata 'alal insan." (HR. Bukhari)
12. Surat Al Ashr
Dari Abu Madinah ad Darimi berkata, Ada 2 org sahabat Nabi yg jika bertemu keduanya tdk berpisah sampai salah satu dr kduanya membacakan 'Wal'ashri innal insana lafi khusrin' kpd yg lain, lalu salah satu dri kduanya memberi salam." (HR. Ath Thabrani)
13. Surat surat Mufasol
Yaitu surat surat pendek (Qaf sampai an Naas). Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Aku diberi sesuatu yang menggantikan Taurat pada as Sab'u, yang menggantikan Zabur ada pada al mi'in dan yang menggantikan Injil adl al matsani, dan aku diberi yang lebih berupa al Mufasshol."
14. Ayat Kursi
Dari Ubay bin Ka'ab berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Wahai Abu Mundzir, tahukah kamu ayat apa di dalam kitabullah yang menurutmu paling agung?" Aku berkata, "Allah & Rasul-Nya lebih tahu." Rasulullah berkata lagi, "Wahai Abu Mundzir, tahukah kamu ayat apa dalam kitabullah yang menurutmu paling agung?" Aku berkata, "Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum." Lalu beliau menepuk dadaku sembari berkata, "Demi Allah semoga dadamu dipenuhi ilmu, wahai Abu Mundzir." (HR. Muslim)
15. Dua ayat terakhir surat Al Baqarah
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya Allah menulis sebuah kitab 2000 tahun sebelum menciptakan langit & bumi. Lalu diturunkan 2 ayat darinya yang dgunakan untuk menutup surat Al Baqarah. Apabila dua ayat itu dibaca di sebuah rumah selama tiga malam, rumah itu tidak akan didekati setan." (HR. Ath Tirmidzi)
Alhamdulillah, semoga bermanfaat. ^_^



